Seni
pahat
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia
bebas
salah satu karya seni patung
Seni pahat adalah cabang seni rupa yang hasil karyanya
berwujud
tiga dimensi. Biasanya diciptakan
dengan cara memahat, modeling (misalnya dengan bahan tanah liat) atau
kasting (dengan cetakan). Seiring dengan perkembangan seni patung
modern, maka karya-karya seni patung menjadi semakin beragam, baik
bentuk maupun bahan dan teknik yang digunakan, sejalan dengan
perkembangan teknologi serta penemuan bahan-bahan baru.
Berbagai macam jenis patung terdapat di banyak wilayah yang berbeda
di Asia, biasanya dipengaruhi oleh agama Hindu dan Buddha. Sejumlah
besar patung Hindu di Kamboja dijaga kelestariannya di Angkor, akan
tetapi penjarahan terorganisir yang terjadi berdampak besar pada banyak
situs peninggalan di negara itu.
Lihat juga Angkor
Wat. Di Thailand, kebanyakan patung dikhususkan pada bentuk Buddha.
Di Indonesia, patung-patung yang dipengaruhi agama Hindu banyak ditemui
di situs
Candi Prambanan dan berbagai tempat di pulau
Bali. Sedangkan pengaruh agama Buddha ditemui di situs Candi
Borobudur.
Di India, karya patung pertama kali ditemukan di peradaban
Lembah Indus
(3300-1700) SM. Ini adalah salah satu contoh awal karya patung di
dunia. Kemudian, setelah Hinduisme, Buddhisme dan Jainisme berkembang
lebih jauh, India menciptakan patung-patung tembaga serta pahatan batu
dengan tingkat kerumitan yang besar, seperti yang terdapat pada
hiasan-hiasan kuil Hindu, Jain dan Buddha.
Artifak-artifak yang ditemukan di
Republik Rakyat Cina berasal dari
sekitar tahun 10.000 SM. Kebanyakan karya patung Tiongkok yang dipajang
di museum berasal dari beberapa periode sejarah,
Dinasti
Zhou (1066-221 SM) menghasilkan bermacam-macam jenis bejana
perunggu cetak dengan hiasan yang rumit.
Dinasti
Qin (221-206 SM) yang terkenal dengan patung barisan tentara yang
dibuat dari terracota.
Dinasti
Han (206 SM - 220AD) dengan patung-patung figur yang mengesankan
kekuatan. Patung Buddha pertama ditemui pada periode Tiga Kerajaan (abad
ketiga). Yang dianggap sebagai zaman keemasan Tiongkok adalah periode
Dinasti
Tang, pada saat perang saudara, patung-patung figur dekoratif
dibuat dalam jumlah banyak dan diekspor untuk dana peperangan. Kemudian
setelah akhir
Dinasti Ming (akhir abad 17) hampir tidak ada
patung yang dikoleksi museum, lebih banyak berupa perhiasan, batu mulia,
atau gerabah--dan pada abad 20 yang gegap gempita sama sekali tidak ada
karya yang dikenali sebagai karya patung, meskipun saat itu terdapat
sekolah patung yang bercorak sosial realis pengaruh Soviet di awal
dekade rezim komunis, dan pada pergantian abad, para pengrajin Tiongkok
mulai mendominasi genre karya patung komersial (patung figur miniatur,
mainan dsb) dan seniman garda depan Tiongkok mulai berpartisipasi dalam
seni kontemporer Eropa Amerika.
Di Jepang, karya patung dan lukisan yang tak terhitung banyaknya,
seringkali di bawah sponsor pemerintah. Kebanyakan patung di Jepang
dikaitkan dengan agama, dan seiring dengan berkurangnya peran tradisi
Buddhisme, jenis penggunaan bahannya juga berkurang. Selama periode
Kofun (abad ketiga), patung tanah liat yang disebut
haniwa
didirikan di luar makam. Di dalam Kondo yang berada di
Horyu-ji
terdapat Trinitas Shaka (623), patung Buddha yang berupa dua bodhisattva
serta patung yang disebut dengan
Para Raja Pengawal Empat Arah. Patung kayu (abad 9)
mengambarkan Shakyamuni, salah satu bentuk Buddha, yang menghiasi
bangunan sekunder di Muro-ji, adalah ciri khas dari patung awal periode
Heian,
dengan tubuh berat, dibalut lipatan draperi tebal yang dipahat dengan
gaya
hompa-shiki (ombak bergulung), serta ekspresi wajah yang
terkesan serius dan menarik diri. Sekolah seni patung Kei, menciptakan
gaya patung baru dan lebih realistik.
Seni patung klasik Eropa merujuk pada seni patung dari zaman
Yunani
Kuno,
Romawi kuno serta peradaban
Helenisasi
dan
Romanisasi atau pengaruh mereka dari sekitar
tahun 500 SM sampai dengan kejatuhan Roma pada tahun 476 AD, istilah
patung klasik juga dipakai untuk patung modern yang dibuat dengan gaya
klasik. Patung-patung klasik Eropa memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
- Figur badan penuh: berupa laki-laki muda atletis atau wanita
telanjang.
- Portrait: menunjukkan tanda-tanda usia atau karakter yang kuat.
- Memakai kostum serta atribut dewa-dewi klasik
- Peduli dengan naturalisme didasari dengan observasi, seringkali
memakai model sungguhan.
Bentuk patung telanjang biasanya diterima secara luas oleh
masyarakat, didasari pada lamanya tradisi yang mendukungnya. Tapi
adakalanya, ada yang berkeberatan dengan tema ketelanjangan ini,
biasanya dari kalangan fundamentalis moral dan relijius. Contohnya,
beberapa patung Yunani koleksi
Vatikan
dihilangkan penisnya.
Mata rantai yang menghubungkan seni, dalam hal ini adalah arsitektur,
Eropa zaman pertengahan (Gothik) dengan seni arsitektur Romawi disebut
dengan periode
Romanesque.
Karya dgseni patung Gothik awal adalah dari pengaruh agama Kristen,
serta lahir dari dinding gereja dan biara. Patung yang terdapat di
Chartres
Cathedral (sekitar th. 1145) di Perancis merupakan karya patung
awal zaman Gothik. Di Jerman, terdapat di Cathedral
Bamberg
dari tahun
1225.
Di Inggris, karya patung hanya terbatas pada yang dipakai pada batu
nisan serta dekorasi non figur (sebagian ini disebabkan karena
ikonoklasme
Cistercian).
Di Italia, masih dipengaruh bentuk-bentuk zaman klasik, seperti yang
terdapat pada mimbar
Baptistery
di
Pisa
serta di
Siena.
Pada zaman
renaisans, seni patung juga
turut dihidupkan kembali, bahkan dalam beberapa kasus lebih dulu
dibandingkan dengan karya seni lain. Salah satu tokoh penting dalam masa
ini adalah
Donatello, dengan karya patung perunggunya,
David
(jangan keliru dengan David-nya Michelangelo). Ini merupakan karya
patung awal zaman Renaisans. Demikian juga dengan
Michelangelo yang selain membuat patung
David,
juga membuat
Pietà . Patung David dari Michelangelo merupakan
satu contoh gaya
kontraposto
dalam menggambarkan figur manusia. Masih ada beberapa periode dari
zaman renaisans ke modernisme yang dipengaruhi oleh perubahan politik,
gerakan kebudayaan atau hal lain, yaitu periode
mannerisme,
baroque dan
neo klasik.
Auguste Rodin merupakan salah satu pematung Eropa terkenal
dari awal abad 20. Ia seringkali disebut sebagai seniman patung
Impresionis. Seni patung modern klasik kurang berminat pada naturalisme,
detail anatomi atau kostum dan lebih tertarik pada stilisasi bentuk,
demikian juga pada irama volume dan ruang. Seiring dengan perkembangan
waktu, gaya seni patung modern klasik kemudian diadopsi oleh dua
penguasa totalitarian Eropa: Nazi Jerman dan Uni Soviet. Sementara di
kawasan Eropa lain, gaya ini berubah menjadi bersifat dekoratif/art deco
(
Paul Manship,
Carl Milles),
stilisasi abstrak (
Henry Moore,
Alberto
Giacometti) atau lebih ekspresif. Gerakan modernis dalam karya seni
patung menghasilkan karya Kubisme, Futurisme, Minimalisme, Instalasi
dan Pop art.
Di zaman sekarang dimana
seni kontemporer mulai berkembang pesat, patung bisa
menjadi semacam 'seni pertunjukan'. Misalnya di beberapa tempat seperti
Tiongkok, Jepang, Kanada, Swedia dan Rusia diadakan festival patung es
yang diselenggarakan secara berkala. Istilah
patung kinetik
dipakai untuk patung yang dirancang untuk bisa bergerak. Beberapa
seniman yang membuat karya patung kinetik adalah:
Marcel Duchamp,
Alexander
Calder,
George
Rickey dan
Andy Warhol. by yayu r. ismail
Seni patung di Indonesia adalah seni yang diciptakan dengan fungsinya
sendiri - sendiri. contohnya di Bali patung digunakan untuk
bersembahyang berbeda dengan daerah lain. Seni patung juga banyak
digunakan sebagai monumen yang mengabadikan peristiwa penting atau
menghormati tokoh, terutama pejuang kemerdekaan. Kelahiran Seni patung
modern Indonesia diawali oleh para seniman (antara lain Hendra Gunawan,
Trubus, Edhi Soenarso, dll) yang membuat karya-karya patung pahatan dari
batu vulkanik di Yogyakarta, pada tahun 50-an. Berbagai patung
figuratif itu sebagian masih ada di halaman gedung DPRD D.I Yogyakarta.
Seni patung modern baru dikembangkan dan dipelajari secara akademik
setelah adanya Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) di Yogyakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar